Desain Interface pada,html,java dan Ajax

24 07 2008

Desain Interface
————————

User interface adalah kesan pertama. Sekalipun nilai isinya baik, kemampuan prosesnya canggih, layanannya lengkap namun jika user interfacenya buruk maka hal lain tidak berguna, karena akan membuat user berpindah ke web lain.

A. Html :
//========//

HTML alias Hypertext Markup Languange yaitu bahasa dasar pembentuk website. Sebuah website harus dibangun didasarkan oleh bahasa ini. Sampai saat ini HTML ini sendiri memiliki 2 standar umum yaitu HTML 4.0 dan juga XHTML 1.0. Yang paling baru adalah XHTML 1.0 yang lebih sering digunakan belakangan karena dukungan timbal balik terhadap CSS.

HTML dan hal-hal yang berkaitan dengan website distandarisasi oleh sebuah badan yang disebut World Wide Web Consortium (W3C). Standard terbaru, konsep dan proposal mengenai starndarisasi web dapat dilihat di http://www.w3.org. Standar untuk HTML terbaru adalah HTML 4.0 yang telah didukung oleh bermacam-macam browser seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Mozilla, Safari dan masih banyak lagi. Browser menterjemahkan tag yang terdapat pada dokumen HTML. Kita akan segera membicarakan mengenai tag.

Suatu halaman web merupakan file teks yang berarti anda dapat membuatnya hanya dengan menggunakan notepad saja. Bahkan jika anda masih pertama kali mempelajari HTML, notepad merupakan alat yang tepat. Saya menyarankan untuk menggunakan editplus karena menurut saya enak aja dipakainya, tetapi anda bebas menggunakan teks editor lain.


B. Java ( javascript )

//=================//

JavaScript yang merupakan bahasa pemrograman yang bisa diemplementasikan terhadap elemen-elemen di HTML. Melalui JavaScript, elemen-elemen pada halaman web bisa menjadi dinamis dengan adanya animasi atau perubahan content secara langsung tanpa membuka ulang halaman web tersebut. Teknologi ini disebut sebagai AJAX atau Asynchronous JavaScript and XML. Jadi fungsi JavaScript adalah untuk membuat halaman web lebih “hidup” lagi.

C. Ajax :
//========//

AJAX mendukung asynchronous sehingga halaman web dapat diupdate seperlunya maka proses update website menjadi lebih cepat karena tidak seluruh halaman di download.

Tetapi harus anda ingat bahwa pada waktu anda mengedit website tersebut maka browser harus men-load editor tersebut di mana komponen-komponen penunjangnya juga harus di-load dari server ke PC anda!
Semakin kompleks sebuah editor maka semakin lama proses loading-nya.

kelemahan pada Interface web pada ajax :
//==============================//

1. Web App lebih lambat daripada aplikasi desktop. Ini wajar, karena prosesnya kembali ke mode interpreter, seperti jaman program Basic dahulu.

Web App berinteraksi dengan library yang ada di lokal PC. Engine pada browser berperan dalam waktu pemrosesan.

2. Sekuritas. Masalah keamanan pada Web App, banyak sekali celah keamanan yang dapat ditembus, bahkan beberapa celah keamanan yang terdapat di browser masih belum diselesaikan.

Firefox yang disebut sebagai browser paling aman ternyata hanya sekedar marketing trick saja! Buktinya sejak versi 1.0 Stable diluncurkan sampai dengan versi 1.5 terdapat ratusan bug, mulai dari bug sederhana sampai yang berbahaya!

Sedangkan IE dapat dikatakan lebih aman karena sudah melewati ratusan bug.

3. Dapat saja terjadi seorang hacker membelokan layanan yang anda minta dengan 2 cara:
pertama, ketika anda klik pada dokumen Excel misalnya,
maka layanan akan dibelokkan ke site tertentu.

Kedua, hacker membuat koneksi layanan ke server sehingga server mengira bahwa
Web App nya sedang berinteraksi dengannya, padahal bukan.

4. Siapa atau apa yang dapat menjamin bahwa Web App yang disediakan server adalah aman?
Ini menjadi dilema pada saat modus offline diperkenankan untuk mengakses lokal PC anda.

Atau bagaimana jika seseorang mengirim Web App seakan-akan kirimannya adalah
update terbaru sebuah Web App?
Atau mungkin sebuah Web App melakukan modifikasi terhadap layanan yang lain?

Bisa jadi file Excel yang dibuat oleh Web App merek A kemudian diedit oleh Web App merek B
dan kemudian dibaca oleh Web App merek C.

5. Promosi Web App yang berlebihan mengaburkan peranan Web App itu sendiri.

Kesimpulan,yang saya ambil dalam pembuatan Interface WEB..,
\\================================================\\

a). User Interface
User interface merupakan penghubung antara pengguna dan
konten yang terletak di antara pengguna portal dan portal enterprise.
Sebagian besar portal berinteraksi dengan penggunanya
melalui HTML (hypertext mark-up language) yang dikirim ke sebuah browser Web desktop.

b). yang paling menentukan Interface.
Sebuah web dapat memberi tampilan yang familiar kepada para penggunanya.





Perbedaan Visual Basic dengan Delphi

16 07 2008

yang Pertama di visual basic mau bikin aplikasi database sedikit lebih susah

kenapa ? karena ga ada component yang native ke database kayak di delphi (ttable, dbgrid, dkk) jadi
mau tidak mau harus bikin classnya dulu untuk handle nya.

Pada Delphi,

Delphi dan OOP (Object Oriented Programming)
Secara default ketika kita merancang suatu aplikasi program, mau tidak mua dan tanpa kita sadari bahwa kita telah menerapkan OOP, walupun secara teori kita kurang memahami OOP dalam arti yang sebenarnya.
yang sering membedakan visual basic dengan delphi yaitu,dalam segi interface..





selamat datang di blog Riyan Kurniawan

1 07 2008